Kunjungan Tim World Bank dan Bappenas Tinjau Pelaksanaan Program INEY Phase 2 di Desa Cubadak Mentawai, Kota Pariaman
Pariaman, 12 November 2025 — Desa Cubadak Mentawai, Kecamatan Pariaman Timur, menjadi sorotan nasional pada pelaksanaan Mid Term Review (MTR) Program Investing in Nutrition and Early Years (INEY) Phase 2 yang digelar pada Selasa (12/11). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Tim dari Bank Dunia (World Bank) dan Kementerian PPN/Bappenas, bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Pariaman dan unsur pemerintah desa.
Program INEY Phase 2 merupakan inisiatif nasional yang berfokus pada peningkatan gizi, kesehatan, dan pendidikan anak usia dini sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas pembangunan manusia. Kota Pariaman menjadi salah satu dari dua daerah percontohan pelaksanaan program tersebut di Indonesia.
Kegiatan MTR hari ke-2 difokuskan di tiga lokasi utama di Desa Cubadak Mentawai, yakni:
- Kantor Desa Cubadak Mentawai, dii lokasi ini, Tim MTR melakukan dialog langsung dengan Pemerintah Desa, lembaga desa, kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Tim Pendamping Keluarga (TPK), PKK, dan Bundo Kandung. Diskusi membahas pelaksanaan konvergensi desa dalam penurunan stunting, mekanisme pendataan keluarga berisiko stunting, serta sinergi antar lembaga dalam mendukung layanan dasar masyarakat.
- Posyandu
Terpadu dan PAUD Holistik Integratif (HI)
Tim meninjau secara langsung kegiatan Posyandu dan PAUD HI yang telah terintegrasi sebagai model layanan gizi, kesehatan, dan pendidikan anak usia dini. Dalam sesi ini, kader Posyandu dan guru PAUD berbagi pengalaman serta tantangan dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat. - Puskesmas Air Santok, sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kerja Desa Cubadak Mentawai, Puskesmas Air Santok turut menjadi lokasi review. Diskusi teknis dilakukan mengenai mekanisme koordinasi layanan gizi dan kesehatan, serta dukungan Puskesmas terhadap pelaksanaan intervensi gizi spesifik dan sensitif di desa.
Tujuan dan Fokus Review
Melalui kunjungan ini, Tim dari World Bank dan Bappenas meninjau langsung implementasi kegiatan di lapangan untuk melihat capaian, kendala, serta inovasi daerah dalam pelaksanaan Program INEY Phase 2. Fokus utama review mencakup:
1. Pelaksanaan kegiatan Posyandu dan PAUD Holistik Integratif;
2. Dialog dengan kader Posyandu, guru PAUD, dan perangkat desa;
3. Evaluasi pelaksanaan konvergensi desa dan Program Peningkatan Pelayanan Publik Desa (PPPS);
4. Peninjauan sistem pendataan keluarga berisiko stunting di tingkat desa.
Peserta dan Kolaborasi Multi-Sektor
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan pendamping program, antara lain:
1. Tim dari Bappenas dan World Bank;
2. Dinas Kesehatan, Dinas KB/DP3AKB, Dinas Dukcapil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Dinas Pendidikan, dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pariaman;
3. Kecamatan Pariaman Timur, Puskesmas Air Santok, Kader KPM, TPK, PKB/PLKB, serta Guru PAUD dan Kader Posyandu;
4. PD Kecamatan Pariaman Timur dan juga Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kota Pariaman.
Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung upaya penurunan stunting dan peningkatan kualitas layanan dasar masyarakat di tingkat desa.
Diskusi Tindak Lanjut dan Harapan ke Depan
Usai kunjungan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi tingkat
kota yang membahas mekanisme pendampingan program dan hasil temuan lapangan.
Dari hasil review tersebut, diharapkan dapat dirumuskan rekomendasi strategis
untuk memperkuat implementasi INEY Phase 2 di Kota Pariaman serta
memastikan keberlanjutan program di masa mendatang.
Komitmen Kota Pariaman dalam Penurunan Stunting
Melalui kegiatan Mid Term Review ini, Pemerintah Kota Pariaman
menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sinergi lintas sektor dan
mempercepat penurunan angka stunting.
Evaluasi dari World Bank dan Bappenas ini diharapkan menjadi
momentum untuk memperkuat koordinasi, memperluas inovasi, dan memastikan bahwa
setiap anak di Kota Pariaman tumbuh sehat, cerdas, dan sejahtera.
“Kegiatan MTR INEY Phase 2 di Desa Cubadak Mentawai menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dan masyarakat dalam membangun generasi emas sejak usia dini, melalui layanan gizi, kesehatan, dan pendidikan yang terintegrasi.”
#BangunDesaBangunIndonesia
#PenurunanStunting
#TAPMKotaPariaman
#TPP

.jpeg)
Komentar
Posting Komentar