TPP Kota Pariaman Kawal Penanganan Bencana dan Penggunaan Dana Desa Saat Cuaca Ekstrem
Kota Pariaman - Sejak 21 November 2025, hujan lebat berkepanjangan disertai kilat dan angin kencang tanpa henti mengguyur hampir seluruh wilayah, menyebabkan dampak genangan pemukiman warga dan infrastruktur desa. Fenomena ini dipicu oleh Bibit Siklon Tropis 95B yang menyebabkan peningkatan curah hujan secara drastis di Sumatera Barat, termasuk Kota Pariaman. Dalam rentang 21–28 November 2025, langit tak pernah benar-benar cerah. Sungai-sungai yang selama ini mengalir tenang, seperti Batang Mangor, Batang Mangguang, dan Batang Piaman, berubah menjadi arus deras yang meluap ke pemukiman. banyak keluarga terpaksa mengungsi atau terjebak di rumah yang perlahan terendam. Status Darurat Bencana Ditetapkan Melihat eskalasi kondisi yang terus memburuk, Pemerintah Kota Pariaman menetapkan Status Keadaan Darurat Bencana Cuaca Ekstrem melalui Keputusan Wali Kota Pariaman Nomor 400/300/2025, berlaku sejak 24 November hingga 01 Desember 2025. Langkah cepat ini diambil untuk memp...